Flash Vs jQuery
Ketika kita melihat berbagai macam situs di web, kebanyakan kita mendapatkan lebih tertarik dengan website yang dirancang dengan menggunakan teknologi flash. Alasannya sangat sederhana yaitu untuk memahami pengalaman visual menarik & interaktif. Tidak ada gunanya memperdebatkan bahwa penggunaan teknologi flash pada kebanyakan website menyajikan beberapa pengalaman visual yang menakjubkan & cara-cara yang kreatif pada interaksi pengguna terhadap teknologi desain apapun seperti HTML dan CSS. Dalam menampilkan permainan interaktif, grafis high-end & kreatif untuk desain dengan flash ( FL ) di industri periklanan memang berguna tapi di sebagian besar kasus adalah spesial efek flash yang sama dapat dengan mudah dicapai dengan menggunakan teknologi jQuery.
Flash Vs jQuery
Mari kita lihat beberapa keuntungan yang didapat dari penggunaan jQuery dibandingkan dengan Flash ( SWF ) :
[list style="list1" color="orange"]
- Manfaat Terhadap SEO
jQuery menambahkan interaktivitas halaman HTML yang ada dengan tidak mengganggu visibilitas situs dalam hal peringkat halaman mesin pencari. Dalam beberapa kali mesin pencari ( search engines ) menganggap Flash tidak lebih baik dalam menjelajah isi teks yang tertulis di dalam file SWF tapi tetap saja ada cara yang SEO friendly yaitu dengan menggunakan jQuery. Jadi jika Anda ingin memiliki elemen navigasi mewah atau galeri, teknologi jQuery masih terbaik untuk digunakan. - Besar Ukuran Pada Elemen Desain
Dalam hal ini ukuran file dari jQuery jauh lebih kecil, sehingga apa yang dilakukannya untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan pada loading situs lebih cepat di hampir semua browser. Selain itu sepertinya sekarang Google sudah memulai menghitung waktu situs sebagai faktor dalam mempertimbangkan peringkat halaman web sebagai faktor penting sehingga dalam desain web hal ini tidak bisa diabaikan. - Mudah Dalam Melakukan Coding
JQuery adalah sebuah teknologi open source maka banyak sumber daya dalam berbagai jenis dan juga efek animasi, desainer dapat memilih kode yang tersedia dan menerapkan dalam proyek-proyek desain dalam waktu singkat. Flash membutuhkan waktu belajar yang lebih tinggi & membutuhkan desainer untuk memiliki keterampilan pengkodean yang tinggi dalam perangkat lunak flash. - Cara Pandang Pengguna
Kadang-kadang ada juga beberapa pengguna yang tidak ingin mengunjungi situs web flash, dikarenakan banyak memakan waktu untuk loading jika koneksi sedang lambat. Jadi untuk semua bagian dari pengguna di web lebih baik untuk menggunakan teknologi jQuery. Apalagi banyak orang cenderung menggunakan tombol navigasi yang umumnya dikeluarkan ketika sedang menggunakan flash.
[/list]
Jadi sementara flash memiliki kapasitas jauh lebih banyak untuk sebuah situs pada skala animasi kreatif dengan tingkat yang lebih tinggi, tetapi dianjurkan untuk menggunakan jQuery dalam sebagian besar proyek web desain di mana persyaratan animasi paling dapat dipenuhi dengan menggunakan jQuery.


Nice inpoh gan…..
Flash menurut saya lebih berguna untuk presentasi atau untuk landing page sebagai penguat branding saja. Sedangkan untuk konten, lebih baik dihindari.
What a joy to find someone else who thinks this way.